62 tahun kita diselimuti kemerdekaan
Terlelap dan terbuai dengan kehangatannya
Bermimpi….yang tidak pernah jadi kenyataan
Dilandasi dengan bantal kemalasan
Wahai pejuang-pejuang yang melihat kami dari alam baka
Usahamu nampak sia-sia
Kau pertaruhkan jiwa dan raga untuk merdeka
E…h, hanya digunakan untuk suka ria si penguasa
Rasa ego untuk memakmurkan nafsu
Menaklukkan indahnya perasaan qalbu
Mengabaikan rintihan seorang ibu
Yang duduk termangu dipinggir jalan yang berdebu
Wahai penguasa yang serakah
Engkau bangga dengan rumah yang mewah
Bertaburkan harta yang melimpah
Dan tidak pernah mau dianggap salah
Masih banyak orang yang memerlukan bantuanmu
Tapi kau hanya menampakkan hal yang semu
Kau tebarkan janji-janji palsu
Tanpa rasa malu, hanya untuk kepentingan pribadimu
Berjuta-juta rakyat terabaikan
Beribu-ribu sarjana tak tersentuh pekerjaan
Bertahun-tahun belajar menjadi pengangguran
Tanpa mendapatkan se”dzarrah” pun penghasilan
Cobaan yang berupa kesenangan telah terlewatkan
Negaraku penuh sumber daya alam dan kekayaan
Tapi kenapa tetap saja berhutang pada si setan
Yang bermulut manis tanpa ada perasaan
Musibah pun datang untuk mencoba
Lumpur lapindo, banjir bandang, gunung berapi dan gempa
Apakah mereka sadar dengan kejadian yang datang tiba-tiba
Menghancurkan, tanpa mengenal apa dan siapa…
Akankah mereka sadar…
Akankah mereka bertaubat….
Akankah mereka sabar….
Akankah mereka menjalankan amanat…
Sejahterakah Indonesiaku….
HWayyy
dududud.. Akuw tAk bIssa MengertyKan pwisi sedalam IAng kaw Kirraaa
iAPzzzz bagus jaaa
not bad……..
backgroundna diganty pink or kuninG iApzz.
hehehehhe